Tuesday, 28 April 2015

BERANI LEBIH FOKUS PADA KEBAIKAN ORANG LAIN

Tidak akan ada persahabatan sejati jika hati dipenuhi kebencian.

 Dulu saya sering sekali terpenjara oleh kebencian. Yah, benci yang ecek-ecek. Semisal: benci sama teman yang dandanannya menor. Benci pada orang yang matre. Benci pada pembantu yang leletnya minta ampun. Benci pada kerabat yang hobinya mengeluh terus. Benci sama artis yang kalau bicara dibuat-buat. Dan jutaan kebencian lain yang jika disebutkan di sini, niscaya akan lebih dari 500 kata.
Hingga akhirnya suatu pagi, saya lagi teleponan sama sahabat saya. Sebut saja Gilang. Saya bilang, “Ih, nggak suka aku sama artis itu.”
Gilang menanggapi dengan jawaban yang membuat hati saya seperti kena cubit. “Ngapain kamu benci ama dia? Emang dia gangguin kamu?”
Skak mat! Saya tidak bisa menyanggah. 
Gara-gara kalimat Gilang yang sepele itu, saya jadi suka kepikiran kalau sebal sama orang. Seringnya saya membenci orang lain tanpa alasan. Kenal juga tidak. Parahnya lagi, saya sering, supersering catat, benci pada seseorang yang pernah berbuat baik pada saya.
Sebagai contoh, saya benci pada teman kos yang tukang dugem. Gonta-ganti pacar, pergaulan bebas, pakaian nyaris telanjang. Dia, sebut saja Nana. Karena benci, saya berusaha semaksimal mungkin menghindari berinteraksi dengan Nana. 
Hingga akhirnya suatu ketika saya sakit. Gejala Infeksi Saluran Kencing. Mau ke apotek, sudah malam. Lalu Nana yang hendak beli makan, menawari, “Aku mau keluar. Titip?”
Saya pun titip obat, obatnya saya minum, saya jadi pulih kembali. Dari situ saya ingat ucapan Gilang. Saya jadi merasa bersalah. Oke, perbuatan Nana di luar sana memang tidak bisa disebut baik. Tapi dia tidak mengganggu saya. Malah dia berjasa buat saya. Sejak saat itulah saya berusaha bersikap baik pada Nana.
Dari peristiwa tersebut, saya belajar mengeliminir kebencian-kebencian yang tidak perlu. Saya belajar untuk #BeraniLebih fokus melihat kebaikan orang lain dibanding keburukannya. Walaupun, okelah, kadang saya suka terpeleset. Namun setidaknya saya berusaha dan syukurlah. Aneka kebencian remeh minggat dari diri saya. Hidup saya jadi lebih merdeka.
Sebagai contoh lagi, saya punya kerabat jauh. Sebut saja Linda. Linda kalau bicara, lidahnya seperti jarum. Tajam, mak jleb di hati. Sedetik setelah dia mengatakan sesuatu, rasanya saya benci sekali pada kata-katanya yang tidak berperasaan. Kemudian saya menjauh. Saya pikir-pikir lagi.
Layakkah saya membenci Linda? Apakah dia selalu begitu? Jawabannya tidak. Apakah dia penjahat yang layak dibenci? Jawabannya tidak. Apakah dia pernah baik sama saya? Jawabannya sering. Dia membuatkan cemilan dan makanan untuk saya. Dia pernah menemani saya. Dia pernah membelikan saya sesuatu.
Mengingat kebaikan-kebaikan yang pernah Linda lakukan membuat saya jadi tidak jadi membencinya. Bagaimana saya bisa benci kalau kebaikan Linda lebih banyak ketimbang ucapannya yang nylekit? Akhirnya saya maklum. Saya cuek saja tetap berkunjung ke rumah Linda. Bayangkan kalau saya benci padanya. Saya jadi malas kan dekat-dekat dia. Kekerabatan kami jadi renggang.
Biasanya saya menggaungkan kata “nggak ngurus” dalam hati, jika bertemu dengan seseorang yang bertingkah kurang menyenangkan. Maksud saya dengan berpikir “nggak ngurus”, saya berusaha untuk tidak peduli pada perbuatan negatif orang lain dan #BeraniLebih memikirkan kebaikan orang lain yang pernah saya terima. Hidup saya jadi lebih ringan. Hubungan saya dengan orang-orang sekitar jadi baik juga.

Facebook:https://www.facebook.com/widya.rosanti

Twitter    : @Widya_Ross

2 comments:

Dewi Rieka said...

iyaa, sekarang stay cool aja deh, yang penting ngga saling ganggu, kita juga ngga sempurna, jadi ngga ada hak untuk menghakimi orang, aku mikirnya begitu...baru dapat ide nulis kontes ini eh udah lama tutup rupanya hahaha

Widya Ross said...

Gak papa. Banyak lomba blog lainnya, Mbak Dew. Yuks ikutan. Good luck ya :D

Post a Comment

REVIEW LIPSTIK: POPPY DHARSONO LIQUEFIED MATTE LIP COLOR

Zaman sekarang yang namanya lipstik banyak sekali macamnya. Cuma saat ini yang lagi ngehits adalah lipstik matte yang kesat dan tahan berja...