Friday, 27 March 2015

HORE! BISA HEADSTAND!

Kemarin aku post kalo headstand suka oleng kan ya (postingan kemarin bisa dilihat di sini). Dan tadi pagi aku bertekad "AKU BISA". 

Selama satu sesi tadi ada beberapa gerakan yang akunya belum menguasai. Yah, walaupun yoga kliatannya gerakannya membosankan, tapi sebetulnya banyak variasi kok dari minggu ke minggu. Dan gerakan tersebut, yah, nggak gampang juga. Eh, maksudku susyah hihi.

Perlu aku ceritakan dulu di sini, aku ikutan yoga (sekali lagi), buat olahraga. Namanya murni olahraga. Jadi ke jiwa sih nggak ngaruh kalo aku.

Memang ada sesi duduk sambil memejamkan mata, kliatan seperti melakukan meditasi, tapi sebetulnya bukan meditasi. Hanya bernapas sambil konsentrasi sama napas kita. Fokus. Karena napas di yoga itu ada yang bernapas dengan perut, dengan dada, napas apa lagi gitu, lupa. Bernapas ketika yoga nggak sesimple bernapas seperti biasanya. Kalau di latihanku, bernapas kadang harus ngunci anus. Perut harus gembung pas inhale, lalu kempis sekali waktu exhale. Ya kan kudu konsen kalo begini.

Oke, lanjut. 

Sebenernya nggak pede juga tadi headstand. Kelas yang tadi pagi pada mahir-mahir. Untung di sebelahku ada mbak-mbak nggak bisa sama sekali. Mau nyoba satu kaki aja nggak kuat ngangkat. Ho, pede deh. Hahaha. Critanya pede di atas ketidakbisaan orang lain.

Sang IY bertanya, "Ada yang mau headstand dibantu?"

Saya dadah-dadah ceria. IY seneng dong saya angkat tangan. Dia ketawa menghampiri saya.

Dan mulailai sesi mendebarkan itu. 

1. Saya letakkan kedua siku di lantai, selebar bahu.
2. Saya kaitkan kedua telapak tangan kuat.
3. Saya letakkan kepala di tangan.
4. Saya angkat lutut saya, kedua telapak kaki jinjit.
5. Lalu kaki saya berjalan ke arah dagu. 
6. Saya angkat kaki kanan saya, lalu ditempelkan di dada.
7. IY membantu saya mengangkat kaki kiri dengan menegakkan perut.
8. Voila! Headstand lah saya.

Sempat terpikir mau jatuh, tapi sungguh beneran, saya gumamkan dalam hati, SAYA NGGAK MAU JATUH!

Saya tarik napas saya. Fokus. Dan mayan. Bertahan beberapa detik. Masih belum full headstand. Belum bertahan 5 hitungan.

Well, seneng deh. Bisa headstand hehehe. Ya, headstand memang butuh super duper fokus. Harus konsen ke napas. Kalau pikiran lagi penuh jangan coba-coba headstand. Konon katanya bisa oleng. 

Sekian postingan sore ini. Hmm, besok libur yoga. Habis ini ikutan lomba blog. Lalu ngonsep novel baru.

Sempga minggu depan novel barunya dah bisa ditulis. Perkara nulis sih cepet kalo aku. Yang lama itu ngonsepnya *alesan.

Met menyambut weekend semua :).

No comments:

Post a Comment

Resensi Novel Pergi: Menetapkan Tujuan Hidup Ketika Berada di Persimpangan

"Sebuah kisah tentang menemukan tujuan, kemana hendak pergi, melalui kenangan masa lalu, pertarungan hidup-mati, untuk memutuskan ...