Friday, 27 March 2015

APA YANG MAU DISEBELIN DARI SESUATU YANG NGGAK MENGGANGGU?

Pernah ngerasa eneg atau sebel gak, sama sesuatu yang nggak ngapa-ngapain ke kita? Oy oy, aku pernah. Sebel sama orang sok kaya, pernah. Sebel sama orang yang over fashionable, pernah. Sebel sama tukang dugem, pernah. Banyak sekali kesebelanku ya hihi.
Hingga suatu ketika saat aku bilang "sebel sama someone", sahabatku berkata, "Ngapain kamu sebel sama dia? Emang dia gangguin kamu?"
Sebuah kalimat sederhana namun jleb. Lalu dia juga berkata, "Apa-apa dipikirin. Banyak PR tuh kamu." Mka jleb sesi dua lagi.
Ta pikir-pikir bener juga ya. Ngapain akunya sebel sama si A, B, C, D. Menuh-menuhin otak.
Nah, waktu berlalu. Aku udah bilang kan, aku sebel sama temenku yang suka dugem? Soalnya kalo dugem, dia suka sakit-sakitan. Nyiksa diri. Sebelnya lagi pernah ketahuan pulang dengan kondisi mabuk. Tapi tentu saja dia nggak mengganggu.
Karena sebel, aku males berinteraksi dengan dia. Hingga suatu ketika, aku butuh obat, dia keluar. Dia nawarin aku, mau nitip apa? Yak, aku nitip obat. Dia menyelamatkanku. Akunya jadi nyadar. Hei, Wid, itu tukang dugem yang kamu sebelin, bantuin kamu. 
Duh, malu malu malu. Jadi ingat pas dengerin ceramah, ada banyak alasan kenapa orang berperilaku "menyimpang". Membenci nggak nyelesein masalah. Doakan! Gitu kata ustad dan ustadzahnya.
Sejak saat itu, aku menset kata "nggak ngurus" dalam pikiranku. Dalam artian, nggak ngurus dia mau ngapa-ngapain, sepanjang nggak nyubit aku, nggak jewer aku, ya, suka-suka dia. Tugasku tetep berusaha baik. Sopan. Menyapa.
Berpikir "nggak ngurus" beneran bikin enteng. Pernah ada mbak-mbak, masuk kategori sodara lah ya, ngrasani aku. Sampe anaknya tahu. Zamanku dulu, bete. Nangis. Kok tega gitu. Zamanku sekarang, nyengir aja akunya. Aku masih suka main ke rumah dia hahaha. Lha gimana aku mau benci karena dia pernah baik sama aku? Di saat aku nggak bisa, dia nolong? Gimana aku mau benci coba? Ya udah ta terima aja. Pantas-pantas aja aku diomongin. Toh aku bukan manusia sempurna. Lha Nabi Muhammad yang akhlaknya dah sempurna aja ada yang mencaci. Apalagi seorang Widya?
Pernah pas Ibu wafat. Banyak komentar dari manusia sok tahu kan? Aku pilih "nggak ngurus". Karena apa? Percuma juga mendebat. Sebab mereka nggak tau seluk beluk aku. Mereka nggak tinggal 24 jam bersamaku. Dan yang terlebih lagi, mereka nggak tau isi hatiku? Belahlah dadaku hahahaha. Yo emoh rek.
Jadi ya wes. Terserah mau ngoceh apa juga. Sak karepmu kata orang sini.
Sebel pada hal-hal yang nggak mengganggu alias menyakiti kita tuh sama dengan menguras energi. Kecuali yang bersangkutan terang-terangan mengkonfrontasi seperti: "Hai, minta bukumu dong, Cinta." Yang ngomong cowok, genit. Oh, ya, kalo itu sih butuh dilempar ulek-ulek hahaha,

Lagian juga, mau sebel level 99 persen juga, nggak bisa mengubah keadaan. Yang ada malah kalo kesebelan kita akut, kita akan ngrasani, akan nyinyir, hadeeeh. Nyinyir kalo isinya bikin orang lain tersentuh sih oke. Tapi setauku nggak ada critanya nyinyir yang menyentuh hati. Nyinyir sama ngajak bicara berdua itu beda. Kalo ngobrol berdua, niatnya baik, sambil mendoakan, banyak kemungkinan yang disebelin tersentuh. Kalo cuma sekadar nyinyir didominasi sebel, aku rasa yaaa, susah juga. Yang ada malah bikin orang lain defense.
Latar belakangku menulis tentang hal ini sebab ada yang nanya-nanya perihal kematian ibuku. Aku bilang sama temenku, "Banyak yang komen ini itu, aku tutup telinga. Nggak ngurus, nggak ngurus!" Eh, dia ketawa ngakak.
Oke deh itu aja. Berikutnya, mau lanjutin riset buat lomba ngeblog hihi. Oya, ikutan lomba ngeblog itu banyak manfaatnya. Mau kalah, menang, nggak ngurus hahahaha. Btw, ini tema postingannya "nggak ngurus" atau "sebel sama hal-hal nggak penting ya"? Ah sudahlah.

Kembali ke masalah blogging contest. Gini, semisal temanya tentang "air", kita akan belajar tentang air. Dapat ilmu baru. Dapat ide baru. Bisa ngasah skill baru. Daripada ngutak-ngatik socmed berjam-jam. Mendingan juga nulis. Siapa tau ada yang baca dan memetik manfaat.
Baiklah, met wiken semua :)  

1 comment:

sarina rolita said...

Setuju mba sama pola pikirnya, ga ngurus hihi...lomba blog apaan sih mba? *nanyaceritanya.

Post a Comment

REVIEW LIPSTIK: POPPY DHARSONO LIQUEFIED MATTE LIP COLOR

Zaman sekarang yang namanya lipstik banyak sekali macamnya. Cuma saat ini yang lagi ngehits adalah lipstik matte yang kesat dan tahan berja...