Monday, 16 December 2013

DI BALIK PENULISAN BUKU: CURHATAN (MANTAN) CEWEK GEMUK



Aku nulis naskah ini berapa lama ya? Dua bulanan mungkin. Kalo nggak sebulan. Lupa. Aslinya 100 halaman pas. 

Sebenarnya waktu itu naskah ini mau diikutkan lomba. Aduh, waktu itu lomba apa ya? PSA Grasindo mungkin. Ah. lupa. Karena saat itu nggak nututi tetep aja aku lanjutin nulisnya.

Bedanya dengan nulis cerpen, aku suka ngasih tanda di kalender. Aku usahakan sehari nulis 5 lembar. Kalau sehari nggak nulis sebanyak itu, berarti aku anggap utang. Besoknya, WAJIB nulis 10 lembar.

Sebenarnya tujuanku nulis naskah ini bukan nyindir orang-orang gemuk. Jadi kalau aku nulis nukilan buku ini di social media, jangan keburu naik darah. Hahaha. Sensitif hati itu nggak baik buat pikiran ya. Dont do that :).Eh, tunggu dulu. Kok aku ketawa? Ya, habisnya lucu aja. Semisal, aku nulis nukilan isi bukuku, trus ada yang celetak-celetuk yang keliatannya tersinggung. Please, no offense, ok? Sampai sekarang kalau ada orang subur pun, aku enggan berkomentar kok. Aku pernah dikomentari, jadi yaaah. Tau lah gimana rasanya.

Nah, lalu apa dong tujuannya? Berbagi pengalaman aja. Berbagi isi pikiran juga. Siapa tahu bermanfaat. Nggak ada maksud nyindir siapapun. Ngapain pakek nyindir? Tulis aja langsung wkwkwkwk. Beneran aku tulis lho kejadian-kejadian nggak mengenakkan di masa lalu itu. Biar nambah-nambahin halaman, biar naskahnya banyak, biar bukunya agak tebel ya, masak cuma 50 halaman? Dijualnya murah dong *penulis matre*.

Jadi buku ini bercerita tentang saat aku kurus, saat gemuk trus dikomentari macem-macem yang jleb! di hati. Akhirnya aku nyoba diet. Diet segala macam pokoknya. Gagal hahaha. Duh, kasian ya, si kecil ini *fiuhh*

Akhirnya nemulah cara diet sehat. Tapi ini juga nggak berjalan mulus. Aku nggak becus masak. Iyak, pengalaman konyol dan lucu aku tulis di sini. Tunggu. Konyol dan lucu itu apa bedanya coba? Ini namanya menghambur-hamburkan kata. Baik, kalau gitu "lucu"nya aku coret ya.

Jadi isi buku ini bukan buku pedoman kesehatan. Ini buku curhatanku selama berjuang agar bobotku jadi ideal. Jadi ya, ngelantur-ngelantur begitulah. Ada bab saat aku diet makan 3 sendok, diet makan gado-gado, diet makan kentang, diet rebus-rebusan, dll. Isinya: kata editorku, lucu. Ada yang bilang, cara bertuturku bagus.

Bukan kataku lho. Aku bukan tipe penulis yang membagus-baguskan naskah sendiri. Soalnya yang baca orang lain, berarti yang menilai juga orang lain. Aku cuma merasa enjoy aja pas nulisnya.

Nanti kalau udah terbit baru aku kasih tau teasernya ya :). 








No comments:

Post a Comment

Resensi Novel Pergi: Menetapkan Tujuan Hidup Ketika Berada di Persimpangan

"Sebuah kisah tentang menemukan tujuan, kemana hendak pergi, melalui kenangan masa lalu, pertarungan hidup-mati, untuk memutuskan ...