Sunday, 11 November 2012

SUPERLEGA

Aaaahhhhh, lega total. Superlega. Aku cukup puas dengan tulisanku yang bergaya "baru". Meskipun belum bisa masuk kategori "bagus" menurutku, yaaahh  setidaknya aku lumayan puas. LUMAYAN DAN CUKUP. Catet! Bukan BAGUS. Susah emang ya nulis bagus. Hehe.

Senen bakal aku kirim ke majalah, semoga dimuat. Rasanya kepingin nyanyi-nyanyi kalo target udah tercapai. Awalnya, rada kagok nulis beginian. Seringkali dirundung kekhawatiran, aku bisa nggak ya? Tapi sabtu kemarin, tanganku bergerak lancar tanpa terasa. Seperti biasa, aku menerapkan nulis "ngawur". Ngawur yang bukan sekadar NGAWUR. Maksudku, aku nulis tanpa beban, gitu aja.

Duuuuh, baru kali ini hatiku berbunga-bunga setelah nulis satu cerpen. Dalam seminggu. Haha. Lebay ya? Ah, biar saja. Soalnya ini cerpen baru. Referensiku adalah cerpen-cerpen ciamik yang dimuat koran nasional. Dan jujur, pas baca cerpen-cerpen itu, jantungku kayak anjlok. Gila! Bagus-bagus banget! Berasa superkecil deh. Tulisanku sih, nggak ada apa-apanya.

Bukan Widya namanya kalo nggak mudah tertantang. Haha. Ya sudah. Aku jadi penasaran. Sejauh mana sih kemampuan nulisku? Seberapa kuat aku belajar nulis? Aku juga nggak mau jadi penulis yang tulisannya jalan di tempat. TIDAAAAAAAAAAAKKKKKK! Harus ada perbaikan kualitas. Dan memperbaiki kulitas itu lumayan bikin pening. Yaaaaa, pening-pening seru lah. Masih lebih pusing ngerjain soal-soal Fisika. Haha.

Semoga saja cerpenku dimuat. Amin Amin Amin. Biar aku menjadi The New Widya Rosanti. Cieeee.


2 comments:

Akhmad Muhaimin Azzet said...

Jadi penasaran saya
ingin sekali membaca cerpen itu
semoga dimuat ya, Mbak Widya

Widya Ross said...

Aaamiiin... Makasih :)

Post a Comment

Resensi Novel Pergi: Menetapkan Tujuan Hidup Ketika Berada di Persimpangan

"Sebuah kisah tentang menemukan tujuan, kemana hendak pergi, melalui kenangan masa lalu, pertarungan hidup-mati, untuk memutuskan ...